Alat pompa insulin

Pompa Insulin Singapura: Cara Kerjanya, Siapa yang Sebaiknya Menggunakannya, dan Biayanya

Diabetes umum terjadi di Singapura, dengan 9,11 triliun warga Singapura berusia 18 hingga 74 tahun hidup dengan kondisi tersebut.1. Bagi individu yang membutuhkan insulin, pompa insulin menawarkan alternatif untuk beberapa suntikan harian dengan memberikan insulin secara terus menerus dan lebih nyaman sepanjang hari.

Baca terus untuk mempelajari lebih lanjut tentang jenis-jenis pompa insulin yang tersedia di Singapura, siapa yang dapat memperoleh manfaat darinya, dan biaya yang terkait. Selain itu, pelajari cara menggunakan perangkat ini dan dapatkan jawaban atas beberapa pertanyaan yang sering diajukan di bawah ini.

Apa itu Pompa Insulin?

Pompa insulin adalah alat kecil yang dapat dikenakan yang memberikan insulin basal secara terus menerus dan insulin bolus pada waktu makan melalui tabung tipis yang dikenal sebagai kanula. Kanula dimasukkan di bawah kulit, biasanya di perut. 

Lokasi infus diganti setiap 2 hingga 3 hari. Penting untuk secara teratur mengganti lokasi penyuntikan untuk mencegah lipodistrofi, suatu kondisi yang ditandai dengan kerusakan jaringan lemak akibat pemberian insulin berulang di lokasi yang sama.

Tersedia beberapa jenis pompa insulin, masing-masing menawarkan fitur, tingkat otomatisasi, dan gaya pemakaian yang berbeda. Jenis utamanya adalah pompa insulin tradisional dengan selang dan pompa tempel (tanpa selang). 

Pompa Insulin Tabung Tradisional

Pompa insulin tradisional terdiri dari perangkat elektronik kecil. Insulin mengalir dari reservoir melalui selang ke kanula kecil yang ditempatkan di bawah kulit. Pompa itu sendiri biasanya berukuran sebesar telepon seluler kecil dan dikenakan di ikat pinggang, di saku, atau dipasang pada pakaian.

Pompa-pompa ini memerlukan pengisian ulang secara berkala menggunakan kartrid insulin dan memungkinkan pengguna untuk memprogram pemberian insulin basal dan memberikan dosis bolus pada waktu makan. Meskipun sangat efektif dan dapat disesuaikan, penggunaannya melibatkan pengelolaan selang dan penyesuaian dosis secara manual.

Pompa Tempel Insulin

Pompa insulin tempel adalah perangkat ringkas yang dapat dikenakan dan memberikan insulin langsung di bawah kulit. Perangkat ini merupakan alat sekali pakai yang menempel langsung pada kulit, tanpa selang eksternal. Ukurannya lebih kecil dan lebih ringan daripada pompa tradisional, dirancang untuk dikenakan secara tersembunyi di bawah pakaian.

Pompa patch dikendalikan secara nirkabel menggunakan perangkat genggam atau ponsel pintar. Pod juga diganti setiap 2 hingga 3 hari. 

Tim perawatan kesehatan Anda akan membantu Anda memilih perangkat berdasarkan preferensi, aktivitas harian, dan kompatibilitas dengan sistem pemantauan glukosa. Mungkin ada perbedaan ketersediaan pompa insulin tabung tradisional dan pompa insulin tempel di berbagai negara. 

Sistem Pemberian Insulin Otomatis (AID) dan Sistem Pemberian Insulin Hibrida

Sistem Pengiriman Insulin Otomatis, juga dikenal sebagai sistem loop tertutup atau loop tertutup hibrida, mewakili bentuk terapi pompa insulin yang paling canggih. Sistem ini menggabungkan tiga komponen: pompa insulin, monitor glukosa kontinu (CGM), dan algoritma komputer cerdas.

Sistem AID terus memantau kadar glukosa dan secara otomatis menyesuaikan pemberian insulin sebagai respons terhadap tren peningkatan atau penurunan glukosa. Hal ini membantu mengurangi risiko hiperglikemia dan hipoglikemia sekaligus meningkatkan kontrol glukosa secara keseluruhan.

Dengan mengurangi kebutuhan perhitungan insulin manual dan penyesuaian dosis yang sering, sistem AID secara signifikan menurunkan beban pengobatan harian. Sistem loop tertutup hibrida kini dianggap sebagai standar perawatan bagi individu dengan diabetes tipe 1.

Di Singapura, tersedia berbagai pompa insulin tabung tradisional untuk mendukung individu yang membutuhkan pemberian insulin secara terus menerus. Pompa-pompa ini memberikan insulin melalui selang dan mengharuskan pengguna untuk memprogram laju basal dan dosis bolus berdasarkan makanan dan kadar glukosa darah.

Pompa tempel, yang tersedia secara luas di seluruh dunia, memberikan pilihan pemberian insulin yang lebih tidak mencolok. Pompa ini dikenakan langsung di tubuh dan biasanya dikendalikan melalui ponsel pintar atau perangkat genggam terpisah.

Meskipun pompa insulin tradisional dan pompa patch berbeda dalam ukuran, kenyamanan, dan metode penggunaan, keduanya dirancang untuk mendukung pengelolaan insulin yang efektif. Pilihan yang paling sesuai biasanya ditentukan melalui diskusi dengan dokter, dengan mempertimbangkan kebutuhan medis, rutinitas harian, dan preferensi pribadi.

Pompa insulin memainkan peran penting dalam pengelolaan diabetes Bagi penderita diabetes tipe 1 yang membutuhkan penggantian insulin secara teratur, alat ini juga bermanfaat. Penderita diabetes tipe 2 yang membutuhkan insulin untuk mengelola kadar gula darah dan lebih memilih alternatif selain suntikan harian berulang juga dapat memperoleh manfaat dari alat ini. Selain itu, terapi pompa insulin dapat membantu mereka yang sering mengalami hipoglikemia, karena memungkinkan pemberian dosis insulin yang lebih tepat dan fleksibel.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun terapi pompa insulin dapat meningkatkan pengelolaan glukosa dan mengurangi beban pengobatan, mengelola kadar insulin hanyalah satu aspek dari perawatan diabetes. Menggabungkan penggunaan pompa insulin dengan kebiasaan sehat dan bekerja sama dengan para profesional kesehatan untuk mengembangkan rencana pengelolaan diabetes yang komprehensif dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.

Biaya untuk pompa insulin selang tradisional bervariasi tergantung pada merek dan fitur seperti integrasi sistem tertutup/CGM hibrida. Ada juga biaya konsumsi bulanan untuk pompa insulin selang, meskipun pompa dasar dapat bertahan dari 4 hingga 7 tahun atau lebih.

Biaya pompa insulin tempel sebanding dengan pompa insulin tabung tradisional. Pompa tempel sekali pakai dan diganti setiap 2 hingga 3 hari, sehingga biaya tempel berkelanjutan akan menumpuk dengan cepat, serupa atau bahkan lebih tinggi daripada biaya bahan habis pakai tradisional dari waktu ke waktu (harga tempel bervariasi tergantung merek dan pemasok).

Subsidi dan cakupan dapat bervariasi tergantung pada polis asuransi individu dan subsidi pemerintah. Pelatihan, tindak lanjut berkelanjutan, dan dukungan sangat penting untuk keberhasilan penggunaan pompa.

Mempelajari cara menggunakan pompa insulin Anda secara efektif dapat membantu Anda mengelola diabetes dengan lebih mudah dan aman setiap hari.

Memulai

Saat Anda pertama kali mulai menggunakan pompa insulin, dokter Anda atau ahli endokrinologi Mereka akan memandu Anda tentang cara menggunakannya dengan aman dan efektif. Mereka akan mengatur pengaturan awal pompa dan menunjukkan kepada Anda cara memantau kadar gula darah Anda serta melakukan penyesuaian bila diperlukan untuk menjaga kontrol glukosa yang baik.

Insulin Basal (Insulin Latar Belakang)

Insulin basal diberikan secara terus menerus oleh pompa untuk mengatur kadar gula darah di antara waktu makan. Frekuensi pemberian dapat berkisar dari setiap 5 menit hingga setiap jam, tergantung pada pompa dan kebutuhan individu Anda. Insulin basal mungkin perlu disesuaikan selama aktivitas seperti olahraga untuk mengurangi risiko hipoglikemia.

Insulin Bolus (Insulin saat makan)

Insulin bolus adalah dosis tambahan yang diberikan saat makan untuk mengatur asupan karbohidrat. Anda menghitung jumlah karbohidrat dalam makanan Anda dan menyesuaikan dosis bolus sesuai dengan itu. Pompa insulin menyederhanakan pemberian bolus, membuatnya lebih akurat dan nyaman dibandingkan dengan suntikan manual.

Pengaturan Personalisasi

Pompa insulin memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pengaturan utama seperti faktor sensitivitas insulin (ISF), durasi kerja insulin (DIA), dan rasio insulin terhadap karbohidrat (ICR). Selain itu, penggunaan monitor glukosa kontinu (CGM) membantu melacak tren glukosa dan mendukung dosis yang akurat. Jika Anda aktif secara fisik, pemberian insulin juga dapat disesuaikan selama berolahraga untuk mencegah hipoglikemia.

Apa perbedaan antara pompa insulin tradisional dan pompa insulin tempel?

Pompa insulin tradisional menggunakan perangkat terpisah yang terhubung ke kanula di bawah kulit. Anda perlu mengisinya kembali dan mengganti lokasi penyuntikan setiap 2-3 hari.

Di sisi lain, pompa tempel adalah perangkat multifungsi yang ditempelkan ke kulit. Alat ini sekali pakai dan perlu diganti setiap 1–3 hari. Perangkat ini lebih kecil, lebih ringan, dan seringkali lebih mudah digunakan, sehingga populer di kalangan banyak penderita diabetes.

Apakah saya perlu memeriksa kadar glukosa darah saya dengan pompa insulin?

Ya. Bahkan saat menggunakan monitor glukosa kontinu (CGM), disarankan untuk memeriksa kadar glukosa darah Anda dengan alat pengukur glukosa sebelum memberikan bolus makan atau dosis koreksi. Pembacaan alat pengukur penting untuk keselamatan dan untuk menyesuaikan pengaturan CGM secara akurat.

Apakah saya bisa mencabut pompa insulin?

Ya, Anda dapat melepaskan pompa dengan selang untuk jangka waktu singkat, misalnya saat mandi, berenang, bermain olahraga tertentu, atau menjalani pemeriksaan pencitraan medis (seperti rontgen).

Namun, semakin lama pompa dilepas, semakin tinggi kadar glukosa darah Anda. Jika dilepas selama 2 jam atau lebih, risiko ketoasidosis diabetik (DKA) Anda akan meningkat.2 meningkat, yang bisa berbahaya.

Apakah saya boleh mandi sambil menggunakan pompa insulin?

Beberapa pompa dengan selang kedap air, tetapi sebaiknya periksa dengan produsennya. Banyak orang merasa lebih mudah untuk melepaskan pompa ini saat mandi dan memasangnya kembali setelahnya. Untuk pompa tempel, biasanya Anda dapat membiarkan perangkat tetap terpasang saat mandi.

Penafian 
Informasi ini disediakan untuk tujuan edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan saran medis yang dipersonalisasi. Silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan panduan tentang pengobatan yang mungkin tepat untuk Anda.

1Diperoleh dari Yayasan Jantung Singapura
2Ketoasidosis diabetik (DKA) adalah komplikasi serius yang terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin, menyebabkan kadar glukosa darah meningkat dan keton menumpuk dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, dan membutuhkan perawatan medis segera jika tidak ditangani dengan cepat.

Foto profil Dr. Linsey

Dokter Linsey Gani adalah seorang ahli endokrinologi yang berpengalaman dalam menangani kondisi yang berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon, termasuk yang memengaruhi kesuburan, kesehatan menstruasi, dan fungsi reproduksi. Dr. Gani menyelesaikan residensinya di Melbourne, Australia. Beliau adalah anggota Royal Australian College of Physicians dan Academy of Medicine, Singapura.